Kulihat sang maestro berjuang
Kudengar sang maestro bersenandung
Tetapi, dia tertunduk
Mendapati nada nadanya
Yang tak terangkai dalam sebuah melodi
Namun
Sang maestro tak menyerah
Kulihat kembali perjuangan itu
Kudengar kembali senandung itu
Tapi, kembali tertunduk
Mendapati nada nadanya
Kini banyak yang hilang
Entah kemana
Kulihat nada-nada itu tak mau berjuang
Kudengar nada-nada itu tak mau bersenandung
Tetapi sampai kapan?
sang maestro masih mendapati kertas nadanya
yang tak tersusun
yang robek sana-sini
tak teratur
Tetapi
Sang maestro masih percaya
Menyusun kembali kertas nada itu
Menjadi sebuah melodi nan indah
Dalam sebuah simfoni
Ingin sekali kulihat
Sang maestro tersenyum
Melihat nada-nadanya telah tersusun
Terajut dalam melodi yang indah
Dalam sentuhan klasik
Dan menyanyikannya dengan mata berbinar
Ingin sekali kulihat itu
Dan aku percaya
————————————————————————————————————————-
puisi yang dibuat setelah eval kesekian koa 8, semoga bisa menginspirasi kita semua, khususnya teman teman ‘31 dan adik adik ‘32. semangat teman teman!